Others

5 Kesalahan Yang Harus Dihindari Oleh Anda Dalam Membuat Video Promosi

Kebanyakan para perusahaan kini telah menggunakan video promosi dalam mempromosikan produk yang dimilikinya. Namun, biasanya mereka akan mengalami kegagalan dalam mempromosikan melalui sebuah video. Tentu saja ini akan menjadi sebuah pertanyaan kenapa kita gagal dalam membuat video untuk mempromosikan produk? Sebenarnya ada beberapa alasan yang harus diketahui oleh anda. Mari kita simak pembahasan yang ada dibawah ini.

1. Video Tidak Fokus dan Terlalu Padat

Video tidak fokus dan terlalu pada menjadi sebuah kesalahan yang besar dalam membuat sebuah video promosi. Fokuslah pada titik dimana tujuannya, karena video yang terbaik merupakan salah satu video yang dapat mempertahankan kefokusannya dan hanya menampilkan hal-hal yang sangat penting.

2. Kurang Mempertahankan Prioritas

Perlu diingatkan kalau membuat video promosi yang menjadi kesalahan adalah suatu perkumpulan footage. Dikarenakan banyak orang akan merasa terbebani, mereka tidak tahu untuk terfokos kemana. Bahkan, perkumpulan dari footage ini juga akan membuat orang-orang mengira bahwa konsep anda kurang jelas, itulah sebabnya anda harus hindari hal ini.

3. Tidak Memilih Platform yang Sesuai

Jika anda sudah mendapatkan sebuah video yang menarik dan terbaik, maka selanjutnya anda akan memposting video tersebut ke sebuah sosial media. Nah, disini anda harus memiliki ide yang cemerlang, dimana anda harus memilih sosial media yang paling banyak digunakan oleh berbagai orang.

Pastikan anda menargetkan produk anda, kepada siapa produk tersebut. Karena, setiap aplikasi sosial media terdapat banyak pengguna yang berbeda. Misalnya, instagram, dimana aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan oleh anak-anak milenial. Maka dari itu anda harus memperhatikan dengan hal ini.

4. Terlalu Banyak Fitur yang Digunakan

Pada umumnya fitur menjadi salah satu hal yang harus digunakan dalam pembuatan video, namun pastikan menampilkan fitur-fitur yang secukupnya. Hal ini akan berdampak pada pelanggan anda yang tidak membeli produk anda, mungkin mereka akan menganggap kalau video tersebut berupa sebuah video permainan saja. Ini juga menjadi salah satu kesalahan dalam pengembangan aplikasi.

5. Tidak Memiliki Pesan Call To Action

Meskipun anda sudah memiliki sebuah video yang terbaik dan sudah dianggap layak untuk dipost, tetap saja hal ini akan menjadi sia-sia jika tidak menggunakan Call to Action. Karena, biasanya para audiens akan mengalami kebingungan tentang apa yang akan disampaikan oleh anda kepada mereka. Anda juga jangan sampai lupa untuk menambahkan pesan verbal atau pop up untuk para audiens yang membeli barang atau produk anda.