Profesi Input Data
Others

Mengenal Lebih Dekat Profesi Input Data

Memang benar, input data tak hanya sangat cocok untuk dijadikan profesi yang bisa dikerjakan dari rumah, sebagai tambahan ataupun dikerjakan secara full time. Apalagi tidak dibutuhkan skill dan ijazah khusus dalam mengerjakan input data. Perusahaan lebih mementingkan ketepatan waktu, efisiensi kerja dan patuh pada tugas yang diberikan, daripada apa yang sudah tertulis di lamaran.

Rata-rata profesi input data ini sistem kerjanya hanya memasukkan data yang dilakukan secara berulang-ulang. Jadi ketelatenan dan ketelitian adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan. Profesi ini juga membutuhkan kecepatan dalam proses pengerjaan, sehingga semakin cepat pengerjaan, maka semakin banyak uang yang bisa didapatkan.

Meski sistem kerjanya dianggap mudah, namun jangan pernah meremehkan, karena pada kenyataanya profesi ini juga menguras pikiran, waktu serta tenaga seperti profesi lain pada umumnya. Footalk Blog dalam artikel ini akan mengulas seluk beluk tentang input data yang perlu dipahami, sebelum memutuskan untuk menjalani profesi ini.

Apa Saja Input Data Itu?

Input data bisa termasuk apa saja, tetapi mayoritas akan berkutat dalam proses memasukkan data seperti, pemutakhiran data elektronik, pengetikan, hingga panitera. Kebanyakan perusahaan mempekerjakan profesi input data ini secara online melalui platform crowdsourcing.

Perusahaan akan membuka penawaran lowongan pekerjaan input data secara online, dan kemudian para pekerja akan memberikan penawaran upah yang diinginkan. Sistem ini sangat cocok sekali bagi para freelancer, karena job hanya dikerjakan per project, tidak terikat secara tetap.

Pekerja Lepas dan Jasa Independent

Karena sistem kerja yang fleksibel dan tidak terikat, rata-rata mereka yang mengerjakan input data adalah para Freelancer dan juga Pemilik Jasa Perorangan. Memang ada beberapa perusahaan yang mempekerjakan orang yang khusus menangani tugas input data, namun perusahaan tersebut adalah perusahaan konvensional yang belum merambah ke dunia online.

Sementara, perusahaan yang sudah maju dan mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, lebih memilih memberikan tugas input data ini kepada pekerja lepas, karena akan lebih menghemat biaya.

Namun, jika anda seorang pekerja lepas yang ingin memulai mengerjakan input data, ada beberapa hal yang penting yang perlu anda perhatikan yakni :

  • Upah yang dibawah standar
  • Biaya lain tidak tercover dalam upah seperti pajak, komisi, dan lain-lain

Dimana Menemukan Lowongan Input Data?

Sejumlah situs online lowongan kerja, seringkali mengunggah informasi lowongan input data di halaman mereka. Jika melalui situs lowongan kerja semacam itu, biasanya akan dibutuhkan skill, ijazah, dan juga pengalaman kerja. 

Namun sekarang ini lowongan input data sangat mudah ditemukan di situs-situs freelancer, yang dianggap lebih mudah untuk mendapatkan jobnya, karena persaingan dengan freelancer lain yang lebih sedikit. Karena bersifat tidak resmi, diperlukan kewaspadaan, karena identitas masing-masing pihak tidak terverifikasi dengan baik. Sehingga kemungkinan terjadinya penipuan masih sangat tinggi.