Video Editor Profesional
Design

Tips Menghemat Waktu Dan Mempermudah Proses Editing Video

Sebagai seorang editor video, deadline sudah menjadi makanan sehari-hari saat mendapatkan project dari klien. Sudah bukan rahasia umum lagi, jika klien selalu menuntut pekerjaannya untuk diselesaikan dalam waktu yang singkat. 

Mereka yang sudah profesional dan berpengalaman dalam mengerjakan project jasa edit video dan bekerja sama dengan klien seperti ini, mempunyai tips dan trik tersendiri agar project yang dikerjakan bisa tepat waktu. Berikut ini, cara yang dilakukan para profesional agar proses editing menjadi mudah dan cepat dalam pengerjaanya.

Semakin Singkat Semakin Baik

Menurut riset, perhatian dan fokus penonton itu ada masa kadaluarsanya, dan waktu untuk mencapai kebosanan pun sangat pendek. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga video yang anda edit sesingkat mungkin. 

Namun bagaimana jika video itu memang berdurasi lama, dan tidak memungkinkan untuk dipotong scenenya? Misalnya video wawancara, yang hanya diisi dialog dan melihat beberapa orang mengobrol sepanjang video. Apalagi, jika ternyata topik yang dibahas kurang begitu menarik. Hal ini menjadi tantangan berat bagi para editor. Namun bukan berarti tidak ada jalan untuk mengakalinya.

Sejumlah profesional, mengatasi hal ini, dengan memberikan jeda atau “pause” setiap beberapa menit sekali. Mereka biasanya menyisipkan musik dengan volume cukup tinggi selama beberapa detik. Hal ini efektif untuk mengembalikan fokus dan perhatian penonton yang mulai menuju kebosanan. Teknik ini biasanya disebut “breathing room” atau ruang bernafas. 

Menguasai Teknik J-Cut

Teknik J-Cut, seperti namanya, adalah teknik dengan membentuk huruf J pada timeline di video editor. Maksudnya adalah layer bagian atas untuk scene video, lebih pendek daripada layer dibawahnya yang digunakan untuk audio. Serta bagian bawah timeline itu menjorok ke sisi kiri, sehingga antara layer video dan audio seperti membentuk huruf J. 

Hasilnya nanti akan didapatkan suara musik atau audio yang lebih dulu muncul, daripada gambar videonya. Biasanya teknik ini digunakan untuk memperkaya saat transisi antar scene. Teknik ini adalah teknik yang sering digunakan para video editor. Pernah tidak saat anda menonton sebuah video, lalu terjadi perubahan adegan, namun terlebih dahulu terdengar suara lagu atau percakapan? Ya, itulah teknik J-Cut yang dimaksud.

Menghilangkan Suara Tidak Perlu

Salah satu untuk mempersingkat durasi video adalah memotong percakapan atau gesture yang tidak perlu. Contohnya saat adegan wawancara, seringkali narasumber mengucapkan dialog “mmmm”, atau menghela napas panjang, tentu adegan ini sangat membuang waktu. 

Mungkin adegan ini hanya beberapa detik saja, namun jika anda teliti dan sabar, akan terlihat durasi yang banyak yang bisa dipotong karena adegan tersebut biasanya seringkali dilakukan oleh narasumber. 

Memberi Tanda Pada Klip Suara

Saat melakukan editing video yang memiliki klip suara, banyak profesional yang memunculkan versi waveform untuk timeline audio mereka. Waveform ini akan memberitahu editor kapan naik turunnya volume audio yang ada.

Biasanya, para profesional itu akan memberi tambahan tanda pada titik-titik perubahan suara pada audio. Dengan begini mereka bisa dengan mudah mencocokkan beat yang muncul dengan suasana atau momen dalam video.